Senin, 29 Desember 2014

artikel : Lia Rohmah



PENTINGNYA BELAJAR BAHASA ARAB
DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT
Lia Rohmah
IAIN Tulungagung


ABSTRAK
Bahasa Arab adalah bahasa paling mulia dan tertua yang masih digunakan sampai saat ini. Bahasa yang digunakan oleh para Nabi dan kelak akan digunakan oleh penghuni Surga. Belajar bahasa arab sangatlah penting, terutama bagi seorang muslim karena Kitab Suci Al Qur'an dan Hadist Nabi yang menjadi rujukan bagi setiap muslim dalam menjalankan ibadah -bahkan kehidupan sehari-hari- menggunakan bahasa arab. Bahasa Arab merupakan bahasa Al-Qur'an, inilah yang menjaga bahasa Arab menjadi bahasa utama hingga lebih dari 1400 tahun peradaban Islam. Bahkan ada ulama yang mewajibkan belajar bahasa arab bagi seorang muslim. Berkenaan dengan alasan pentingnya belajar bahasa Arab adalah sebagai berikut: Sesungguhnya Allah swt telah memilih bahasa Arab sebagai bahasa penutup risalah-Nya (wahyu-Nya). Hal ini telah dijelaskan dalam ayat Al-Qur’an dalam banyak tempat dan secara jelas bahwasanya risalah-Nya yang terakhir diturunkan dalam bahasa Arab.Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, “Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa al–Qur’an berupa al–Qur’an dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminya." (QS. Yusuf:2).
Kata Kunci: bahasa arab, belajar bahasa arab, pentingnya belajar bahasa arab.

PENDAHULUAN
            Bahasa Arab adalah bahasa Agama Islam dan bahasa Al-Qur’an, seseorang tidak akan dapat memahami kitab dan sunnah dengan pemahaman yang benar dan selamat dari penyelewengan kecuali dengan bahasa Arab. Menyepelekan dan menggampangkan Bahasa Arab akan mengakibatkan lemah dalam memahami agama serta jahil (bodoh) terhadap permasalahan agama.
Sungguh sangat ironis dan menyedihkan, sekolah-sekolah dinegeri kita, bahasa Arab tersisihkan oleh bahasa-bahasa lain, padahal mayoritas penduduk negeri kita adalah beragama Islam, sehingga keadaan kaum muslimin dinegeri ini jauh dari tuntunan Allah ta’ala dan Rasul-Nya.
            Sesungguhnya Allah swt telah memilih bahasa Arab sebagai bahasa penutup risalah-Nya (wahyu-Nya). Hal ini telah dijelaskan dalam ayat Al-Qur’an dalam banyak tempat dan secara jelas bahwasanya risalah-Nya yang terakhir diturunkan dalam bahasa Arab
            Sebagai bahasa al-Qur’an, bahasa Arab menjadi bahasa yang sangat penting di dunia ini. Dengan mempelajari bahasa Arab diharapkan seorang muslim dapat memahami kandungan kitab sucinya dan lebih mencintainya. Lebih dari itu, diharapkan seorang muslim mendapatkan istiqamah dan teguh di atas agamanya. Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin menyebutkan bahwa bahasa Arab, terkhusus ilmu nahwu (salah satu cabang ilmu bahasa Arab), akan mengantarkan seseorang kepada dua hal, yaitu: memahami al-Qur’an dan sunnah Rasulullah dengan benar, dan meluruskan lisan dalam berbahasa Arab.[1]
            Di antara alasan pentingnya kita mempelajari bahasa Arab adalah kita tidak mudah ditipu oleh musuh-musuh Islam. Di samping itu, kita bisa membantah kerancuan yang dibuat oleh orang-orang munafik yang ingin menghancurkan dan merusak Islam dari dalam. Mereka membuat keraguan pada agama Islam ini dengan memutarbalikkan ayat al-Qur’an atau mengubahnya. Mereka juga melakukannya pada sunnah Rasulullah. Intinya, dengan memanipulasi kaidah-kaidah bahasa Arab, mereka berusaha membuat keraguan dengan mencari hal-hal yang mereka anggap sebagai “titik lemah” dalam agama ini, karena al-Qur’an dan sunnah Rasulullah menggunakan bahasa Arab. Jadi, dengan mengerti bahasa Arab, seorang muslim akan kokoh di atas agamanya, tidak mudah dibelokkan, bahkan dia bisa menjelma menjadi pejuang yang mempertahankan kemurnian agamanya.
Keutamaan Bahasa Arab
Tidak perlu diragukan lagi, memang sepantasnya seorang muslim mencintai bahasa Arab dan berusaha menguasainya. Allah telah menjadikan bahasa Arab sebagai bahasa Al-Qur’an karena bahasa Arab adalah bahasa yang terbaik yang pernah ada sebagaimana firman Allah ta’ala yang artinya:“Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al Quran dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminya.”(Q.S Yusuf:2)
Ibnu katsir berkata ketika menafsirkan ayat di atas: “Yang demikian itu (bahwa Al -Qur’an diturunkan dalam bahasa Arab) karena bahasa Arab adalah bahasa yang paling fasih, jelas, luas, dan maknanya lebih mengena lagi cocok untuk jiwa manusia. Oleh karena itu kitab yang paling mulia (yaitu Al-Qur’an) diturunkan kepada rosul yang paling mulia (yaitu: Rosulullah), dengan bahasa yang termulia (yaitu Bahasa Arab), melalui perantara malaikat yang paling mulia (yaitu malaikat Jibril), ditambah kitab inipun diturunkan pada dataran yang paling mulia diatas muka bumi (yaitu tanah Arab), serta awal turunnya pun pada bulan yang paling mulia (yaitu Romadhan), sehingga Al-Qur an menjadi sempurna dari segala sisi.” (Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir surat Yusuf).[2]
Sungguh sangat menyedihkan sekali, apa yang telah menimpa kaum muslimin saat ini, hanya segelintir dari mereka yang mau mempelajari bahasa Arab dengan serius. Hal ini memang sangat wajar karena di zaman modern ini banyak sekali kaum muslimin tenggelam dalam tujuan dunia yang fana. Sehingga mereka enggan dan malas mempelajari bahasa Arab. Karena mereka tahu tidak ada hasil duniawi yang bisa diharapkan jika pandai berbahasa Arab. Berbeda dengan mempelajari bahasa Inggris, kaum muslimin di saat ini begitu semangat sekali belajar bahasa Inggris, karena mereka tahu banyak tujuan dunia yang bisa diperoleh jika pandai bahasa Inggris, sehingga kita dapati mereka rela untuk meluangkan waktu yang lama dan biaya yang banyak untuk bisa menguasai bahasa ini. Sehingga kursus-kursus bahasa Inggris sangat laris dan menjamur dimana-mana walaupun dengan biaya yang tak terkira. Namun bagaimana dengan kursus bahasa Arab…??? seandainya mereka benar-benar yakin terhadap janji Allah ta’ala untuk orang yang menyibukkan diri untuk mencari keridhoanNya, serta yakin akan kenikmatan surga dengan kekekalannya, niscaya mereka akan berusaha keras untuk mempelajari bahasa arab. Karena ia adalah sarana yang efektif untuk memahami agama-Nya.
Kenyataan ini tidak menunjukkan larangan mempelajari bahasa Inggris ataupun lainnya. Tapi yang tercela adalah orang yang tidak memberikan porsi yang adil terhadap bahasa arab. Seyogyanya mereka juga bersemangat dan bersungguh-sungguh dalam mempelajari bahasa Arab.
Pengaruh Bahasa Arab Dalam Kehidupan
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata: “Merupakan metode yang baik adalah membiasakan berkomunikasi dengan bahasa Arab hingga anak kecil sekalipun dilatih berbahasa Arab di rumah dan di kantor, hingga nampaklah syi’ar Islam dan kaum muslimin. Hal ini mempermudah kaum muslimin untuk memahami makna Al-Kitab dan As-Sunnah serta perkataan para salafush shalih. Lain halnya dengan orang yang terbiasa berbicara dengan satu bahasa lalu ingin pindah ke bahasa lain maka hal itu sangat sulit baginya. Dan ketahuilah…!!! membiasakan berbahasa Arab sangat berpengaruh terhadap akal, akhlak dan agama. Juga sangat berpengaruh dalam usaha mencontoh mereka dan memberi dampak positif terhadap akal, agama dan tingkah laku.” (Iqtidho Shirotil Mustaqim).[3]
Sungguh benar apa yang dikatakan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah, bahasa Arab memiliki pengaruh yang sangat besar dalam kehidupan, akhlak, agama. Orang yang pandai bahasa Arab cenderung senang membaca kitab-kitab para ulama yang berbahasa Arab dan tentu senang juga membaca dan menghafal Al-Qur’an serta hadits-hadits Rasulullah. Sehingga hal ini bisa memperbagus akhlak dan agamanya.
Bahasa Arab merupakan kunci utama untuk mengetahui pengetahuan dan kebudayaan Islam. Tanpa bahasa Arab ilmu pengetahuan dan literatur Arab sulit untuk dipahami. Selain sebagai bahasa Agama, bahasa Arab merupakan bahasa pemersatu berbagai suku bangsa pada masa jahiliyyah hingga saat ini. Bahkan bahasa Arab juga  sudah menjadi bahasa internasional.
Bahasa Arab bukanlah milik bangsa Arab atau umat Islam saja, tapi milik seluruh umat. Hal ini dapat dilihat dari penggunaanya dalam shalat dan komunikasi antar bangsa. Di samping itu orientasi belajar bahasa Arab itu banyak, tinggal memilih di mana bidang dan kemampuan yang dimiliki.
Jika banyak orang lain yang giat mempelajari bahasa Arab untuk tujuan orientalisme, hegemoni politik dan budaya, sungguh sangat disayangkan jika umat Islam sendiri kurang bersemangat dalam mempelajari bahasa Arab ini.

KESIMPULAN
                Dari pernyataan diatas, dapat disimpulkan bahwa sangat penting bagi kita untuk mempelajari Bahasa Arab, terutama bagi umat Muslim dalam menjalankan ibadah -bahkan kehidupan sehari-hari- menggunakan bahasa arab. Bahasa Arab merupakan bahasa Al-Qur'an, inilah yang menjaga bahasa Arab menjadi bahasa utama. Di antara alasan pentingnya kita mempelajari bahasa Arab adalah agar kita tidak mudah ditipu oleh musuh-musuh Islam. Karena al-Qur’an dan sunnah Rasulullah menggunakan bahasa Arab. Jadi, dengan mengerti bahasa Arab, seorang muslim akan kokoh di atas agamanya, tidak mudah dibelokkan, bahkan dia bisa menjelma menjadi pejuang yang mempertahankan kemurnian agamanya.
DAFTAR PUSTAKA
http://pentingnya belajar bahasa Arab _ Ahmad Bin Ismail Khan's Blog.htm
http:// Pentingnya Mempelajari Bahasa Arab –Majalah Muslimah Qonitah.htm
http://Mengapa Wajib Belajar Bahasa Arab   _ Mustaqilli.com.htm
http://kenapa kita harus belajar bahasa arab  _ MaherZen.htm


[1] http:// Pentingnya Mempelajari Bahasa Arab –Majalah Muslimah Qonitah.htm
[2] http://pentingnya belajar bahasa Arab _ Ahmad Bin Ismail Khan's Blog.htm
[3] http://pentingnya belajar bahasa Arab _ Ahmad Bin Ismail Khan's Blog.htmv

Tidak ada komentar: