PENTINGNYA BAHASA ARAB
Alfinatin Choiriyah
IAIN Tulungagung
e-mail :Arfafina12@gmail.com
ABSTRAK
Bahasa Arab adalah bahasa al-Quran dan Agama Islam. Ini menjadikannya identitas mutlak karena hanya
agama Islam yang (sepertinya) mengharuskan pemeluk-pemeluknya untuk mempelajari
dan menggunakan bahasa Arab. Sesungguhnya, ini bertujuan agar umat Islam bisa memahami
ajaran-ajaran dalam agama yang mayoritas menggunakan bahasa Arab. Selain itu juga
supaya tidak ada salah faham dengan makna dalam kitab-kitab yang menjadi pedomannya. Karena semakin zaman berkembang, semakin luas
juga wawasan-wawasan dan pemikiran-pemikiran baru mengenai isi kitab suci suatu
agama. Dikhawatirkan terjadi kesalahan yang bila tidak ada pembenaran akan menjadi
masalah besar. Karena sejauh ini, al Quran masih terus ditelaah isi-isinya. Oleh
karena itu, sangat penting mempelajari bahasa Arab supaya tahu benar maksud dan
isi yang tertulis dalam al Quran. Selain itu, dengan mempelajari bahasa Arab,
akan mengurangi resiko kesalahan dalam memahami arti dan ajaran yang
disampaikan.
Kata kunci: Bahasa
Arab, Al Quran, Agama Islam
PENDAHULUAN
Bahasa Arab
merupakan kunci utama untuk mengetahui pengetahuan dan kebudayaan
Islam. Tanpa bahasa Arab ilmu pengetahuan dan literatur
Arab sulit untuk dipahami. Sudah ada yang menyebutkan bahwa orang belajar bahasa
Arab adalah supaya paham dan mengerti apa-apa yang dibaca dalam shalat dengan pengertian
yang mendalam. (Mahmud Junus: 1979, 21). Secara rinci dinyatakan bahwa untuk bisa
sampai pada pengertian yang mendalam tersebut dimulai dengan mengerti dulu membaca
Quran sehingga dapat mengambil petunjuk dan pengajaran dari Quran. Di samping itu
dengan kemampuan berbahasa Arab diharapkan juga dapat mempelajari ilmu agama
Islam dalam buku-buku yang banyak dikarang dalam bahasa Arab, seperti Ilmu Tafsir,
Hadis, Fiqh dan sebagainya. Disebutkan juga bahwa tujuan belajar bahasa Arab
adalah agar pandai berbicara dan mengarang
dalam bahasa Arab untuk berhubungan dengan kaum muslimin di luar negeri, karena
bahasa Arab adalah bahasa umat Islam di seluruh dunia dan sudah menjadi bahasa ilmiah
(Mahmud Junus: 1979, 21).
Bahasa Arab dan Keutamaannya
Melihat zaman yang setua ini, seharusnya banyak
yang tergerak untuk mempelajari bahasa kuno kebanggaan pemeluk Islam ini. Karena bahasa Arab
harus bersaing dengan bahasa lain
yang tak kalah ramai digunakan sebagai bahasa sehari-sehari,
terutama bahasa Inggris
yang saat ini menjadi bahasa Internasional.
Ini menjadikan bahasa
Arab mulai tergeser popularitasnya. Pemeluk
Islam juga tak sedikit
yang tidak memperhatikan hal ini. Ironis memang melihat pemeluk
Islam yang semakin tidak peduli dengan bahasa kebanggaan agamanya
yang sudah sangat tertinggal. Padahal, pemeluk agama Islam di dunia adalah pemeluk
agama terbanyak, tetapi hanya sedikit yang menyadari bahasanya terancam hilang tersapu
bahasa lain. Menjadikan banyak kekhawatiran pada generasi berikutnya. Ditakutkan,
ajaran dalam Islam
sulit diterima karena tidak menjadikan bahasa
Arab sebagai prioritas utama bahasa
yang harus dikuasai dan malah mengutamakan bahasa
lain yang sama sekali tidak ada hubunganya dengan ajaran
agama Islam dan juga kurangnya kualitas pembimbing bahasa
Arab
Kelebihan Bahasa
Arab dan Kaitannya dengan
Al-quran
Secara historis,
bahasa Arab sudah ada lama sebelum datangnya Islam.
Setelah Islam datang eksistensi bahasa
Arab semakin berada pada posisi
yang sangat penting. Selama zaman keemasan peradaban
Islam, bahasa Arab merupakan bahasa perantara
di wilayah kekuasaan Islam
yang luas dan bahasa
universal ilmiah. Para pakar muslim
yang berasal dari bangsa
non-Arab seperti sejarawan dan teolog
al-Tabari (w.923), filosof dan dokter Ibnu Sina
(w.1037), dan astronom dan ilmuwan ensiklopedik
al-Biruni (w.1048) menulis karya-karya mereka dengan bahasa
Arab.
Sebagai bahasa
yang sudah tua dan tetap digunakan sampai saat ini,
wajar bila bahasa
Arab memiliki kosa kata dan perbendaharaan
yang sangat luas dan banyak. Bahkan para ahli bahasa
Arab menuturkan bahwa bahasa
Arab memiliki sinonim yang
sangat menakjubkan. Seperti kata unta dalam bahasa Indonesia hanya ada satu padanannya,
ternyata punya 800 padanan kata dalam bahasa Arab yang kesemuanya itu mengacu pada
satu hewan. Fenomena seperti ini tidak akan pernah ada dalam bahasa
lain di dunia ini dan hanya ada dalam bahasa
Arab. Jadi wajar bila
Allah memilih bahasa Arab
sebagai bahasa
al-quran.[1]
FungsidanPerananBahasa Arab
Bahasa
Arab memiliki fungsi yang istimewa dibanding dengan bahasa-bahasa lainnya. Bahasa
Arab bukan hanya sebagai alat komunikasi bangsa Arab dan bernilai sastra tinggi
akan tetapi bahasa Arab juga digunakan sebagai bahasa Al Quran. Bahasa Arab dalam konteks Al Quran ini digunakan untuk mengkomunikasikan kalam
Allah. Oleh karena itu bahasa Arab
memiliki nilai sastra
yang sangat tinggi dan mengagumkan bagi manusia dan manusia tidak akan mampu menandinginya.
Ini merupakan ketetapan
yang tidak dapat dibantah. Firman
Allah swt:
إناأنزلناه
قرآنا عربيالعلكمتعقلون
“Sesungguhnya Kami turunkan al
Quran yang berbahasa Arab itu kepadanya (Muhammad) agar kamu semua mau
berfikir”
Bahasa Arab dan al Quran bagaikan
dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan antara satu dengan yang lainnya.
Untuk dapat menguasai bahasa arab harus menguasai bahasa Arab dengan baik.
Dengan demikian peranan bahasa Arab disamping sebagai alat komunikasi sesama
manusia juga sebagai alat komunikasi antara manusia dengan Allah. Misalnya
dalam doa, shalat dan sebagainya.
Bahasa adalah sebagai alat
komunikasi dan penghubung dalam pergaulan manusia sehari-hari, baik antara
individu dengan individu maupun individu dengan masyarakat. Dan masyarakat
dengan bangsa tertentu. Bahasa Arab juga dijadika bahasa resmi dunia
internasional. Bahasa juga sebagai alat untuk mengkomunikasikan maksud tertentu
dengan rasa senang atau sedih, rasa gembira atau susah kepada orang lain.
Ciri-Ciri Bahasa Arab-Al Quran
Setiap
bahasa memiliki karakteristik dan ciri khas tersendiri yang membedakannya dari
bahasa-bahasa lain. Diantara ciri-ciri dan karakteristik sebagai bahasa al
Quran adalah:
1. Derajatnya sangat
tinggi, jauh di atas dialeg-dialeg percakapan biasanya yang berlaku
sehari-hari. Memang oleh masyarakat awam, bahasa Arab standar ini dapat juga
dipahami, bahkanjuga menarik srta sangat dikagumi. Namun demikian, tidakklah
orang mudah menguasai dan mempergunakannya kecuali orang-orang tertentu yang
berbakat dan berhasil dalam belajar serta melatih diri. Sebab itu seseorang
yang mampu menguasai dan mempergunakan bahasa Arab standar diakui dan dinilai
sebagai orang yang berkedudukan tinggi terkemuka diantara keluarga dan kaumnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar