Senin, 29 Desember 2014

artikel : Ana DurrotulHikmah



LINTAS BUDAYA SASTRA ARAB
Ana DurrotulHikmah
IAIN  Tulungagung



Abstrak
Dalam paradigma seni sastra dan islam, konsep baku seni sastra  dalam perspektif islam belum disepakati secara menyeluruh.Belum matangnya paradigma sastra  dalam perspektif islam disebabkan karena adanya perdebatan dan kontroversi  yang tidak pernah tuntas tentang seni sastra dalam perspektif islam. Di antara factor yang sangat menonjol adalah adanya beberapa ayat dan hadits Nabi yang ditafsirkan oleh sebagian besar Ulama sebagai bukti secara tekstual kekurang simpatikan islam dengan apa yang disebut dengan seni sastra.Pada sisi yang lain keterkaitan dan keterlibatan Al-Qur’an tidak dapat dipungkiri lagi karena Al-Qur’an lahir dari kondisi di mana sastra Arab mengalami fase keemasannya. Al-Qur’an diturunkandalamVersisastra yang luarbiasauntukmembuktikandanmenaklukkankehebatansastra Arab.Padamasasekarang, artisastrasudahdapatditempatkanpadaposisi yang professional. Di kalanganumatislamsendiri, sastrasudahdapatditerimakembalidanmenjadikonsumsisehari-hariuntukkehidupandankeperluandakwah. KeterlibatanUlamadalamduniasastrabukanfenomenabaru.Sehinggadalamartikelinidijabarkanberagamkaryasastradalamlintasbudaya yang berbeda.DiawalidariperkembanganpuisimasaJahiliyahsampaiperkembanganprosapadamasaUmayyah.

Kata Kunci :Sastra Arab, Jahiliyah, Lajah Arab, LajahQuraisy, danShadr Islam
PENDAHULUAN
Dalambukuwarisan Sufi yang ditulisolehSeyyedHossein Nasr (2002:41) mengemukakanbahwasecarabertahap, meskipunagakterlambat, duniabaratmulaimenyadaribahwaseniislambukanlahsebuahkoleksianehataurelik-relikpelik yang diciptakanolehsebagian orang yang menyebutmerekamuslim, melainkanbahwaiapadadasarnyaadalahbuah spiritual darikewahyuanislam.
Dari semuabentukseni yang diciptakandalamperadabanislam yang besar, seni Persia tentusaja paling berbedadanluas. Seni Persia memilikietoskhasnyasendiri, pandanganduniadanmaknasimboliskhusus, danseni yang secaratakterelakkanberhubungandengansufisme,.Sesungguhnyaseluruhpandanganduniateoritislah yang memungkinkanseniinibenar-benardimunculkandariajarn-ajaranfilosofisdanmetafisissufi. Padatataran yang lebiheksternal, kemunculandanadaptasibentuk-bentuksenitertentuolehkaum Sufi memungkinkaneksistensiseniterusberlanjut, terutamaberkaitandenganseni music.
Sejarahsastramenurut Ahmad Hassan Zayyat (1996) adalahilmuyang  membahastentangkondisibahasadanprodukbahasa yang dihasilkanolehpemilikbahasatersebut. Biasanyadalambentukprosadanpuisisetiapmasa , yang meliputikemajuandankemundurannyajugayang memperhatikansejarahdanbiografiparasastrawandanparakritikusnyasertapengaruhsebagiandarimerekaterhadap  yang lain dalamhalpemikiran, uslub, danpenciptaan.
Sedangkan Al-Iskandary (1978: 10) menyatakanbahwakesusastraanbahasasetiapumatadalahsegalaprosadanpuisi yang dihasilkanolehfikiranputrabangsa yang menggambarkanwatakdankebiasaan, dayakhayal, sertabataskemampuanmerekadalammenggunakanbahasa yang bertujuanmendidikjiwa, memperbaikifikiran,danmeluruskanlisan.
PerkembanganPuisidanProsaMasaJahily
Faktor-faktor yang cukupdominanmendorongperkembangansastraJahiliyahadalah
1.      PasarSastra (Al-Aswaq)
Menurut Khalil Abdul Karim(2002: 290) ada 2 macampasarjazirah Arab, yaitupasarumumdanpasarkhususatau local (Mahalliyah), ataupasarluardanpasardalam.
Dalamartikelinijugadijelaskanpengaruhnyaterhadapperkembangankebudayaansastra Arab.Secarapraksispasar-pasaritumenjadiperansastradanbudaya yang dihadiriolehparapenyairkelasmenengahdankelasbawah. PadawaktuitukecintaanterhadappuisidanpenyairbagiseluruhmasyarakatArabhampirmenjadisebuahnalurialamiyah. Para penyairbesarmelantunkanqashidahdanpuisimu’allaqatnyauntukmenentukansiapapenyair yang menempatikelasdua, dandanmendengarkanpuisiparapenyair yang terkenal. Para khutaba’jugamendatangipasartersebutyaituQusIbnSa’adah al-Iyadi  yang telahpenulissebutkandimanaNabi Muhammad SAW pernahmendengarkankhutbahnya di pasarUkaz .

2.      Ayyam Al-Arab
Salah satufenomena social yang menggejala di Arab menjelangkelahiranislamadalahapa yang dikenaldengansebutan “hari-hari orang Arab” ( Ayyam Al-Arab) yang merujukpadapermusuhanantarsuku yang secaraumummunculakibatpersengketaanseputarhewanternak, padangrumput, ataumata air. Persengketaanitumenyebabkanseringnyaterjadiperampokandanpenyerangan, memunculkansejumlahpahlawan local, parapemenangdarisuku-suku yang bersengketa, sertamenghasilkanperangsyair yang penuhkecaman di antarapenyair  yang berperansebagaijurubicarasetiappihak yang bersengketa. Kegiataninimenjadi  media yang cukupefektifbagipengembangantema-temaouisi Arab. Puisi-puisilegendarisjugabanyaklahirdarimedanperangsepertipuisi-puisinyaAntarah, danSyantara,
Kelebihansyairpuisipadazamaniniadalah:
1.      Puisinyasingkatdanisinyamudahdipahami
2.      Selalumemujidengankeadaansebenarnya
3.      Perkataanyaselalusopan
4.      Kebanyakanisipuisinyaselalumengandunghikmahdanpemikiran yang dalam.
BeberapaahlibahasadansastrasepakatdenganBroklemen (Lajnah,1996: 64) membagipenyairjahiliyahmenjadi 6 kelompok:
1.      Penyair al-Badiyah, yang terbagimenjadi 2 kelompokyaitu:
a.       PanyairSha’alik: Syanfara, TabbataSyarran, danUrwahIbn Ward
b.      GhairSha’alik: Muhalhil, HaritsIbnHilzah, AmruIbnKaltsumdanAntarah.
2.      Puisi al-Amir (penyair raja) Imru’ulQais
3.      PenyairBilathwa at-Takassub: TharfahIbnAbd
4.      PenyairHikmah: ZuhairIbnAbiSulma
5.      Penyair al-Madzahib: As-Samuell
6.      Penyairperempuan: Al-Khansa

PerkembanganPuisidanProsaMasaShadr Islam
Keberadaansastrapadamasaawalislamdikenaldenganadab al-Muhadromain, sebuahkaryasastra yang berkembangataumunculpada 2 masa, yaitumasaJahiliyahdanawalislam. Jenissastra Arab inimemilikikarakteristiksejarahdannilai yang sangatbesar, karenajenissastrainihiduppadamasaJahiliyahsertamenggambarkanyadengansangat detail, yaituberpindahnyadarikehidupanJahiliyahpadakehidupanislam. (al-Nadwa: 16)
Faktor –Faktorpendorongperkembangansastramasashadrislam:
1.      Pengaruh Al-Qur’an terhadapbahasa Arab
a.       Menjagabahasa Arab darikemusnahandanmenjaminkeabadiannya
b.      MempersatukanLajah Arab dalamLajahQuraisy
c.       Memperluasaturan Al-Qur’an denganmenggunakannyasebagailafadz-lafadzislam
d.      Mensucikanlafadz-lafadzdansusunan Al-Qur’an
2.      PengaruhHaditsterhadapbahasa Arab
a.       Para AhliTafsirbersandarpadahadits-haditsRosuldalammenafsirkankalamullahdandalammengambil hokum syariah
b.      Menemukanbahasabaikdarisegipemikiranataupunlafadz yang baru
c.       Terpengaruhnyasusunandangambaranparaahlipidatodanpenulissertapenyairdenganapa yang merekasalindarihaditsNabi. (al-Maliji,1989:87-88)

PerkembanganPuisidanProsaMasaUmayyah
Ada beberapaaspek yangbisamenjadipetunjukterhadapperkembangankebudayaanliterersecaraumumpadaperiodeini. Di antaranyapidato, korespondensidanpuisi.Ketigaaspekitumerupakanbagiandarijenissastra yang berkembangsaatitu, yang meliputi 2 aspekutamayaitu, pidatodansyair.
DalamperiodeUmayyahkegiatanpenciptaandanpembacaanpuisisemakinmeningkat.Ada 2 faktor yang mnyebabkanperkembanganini.Pertama, Futuhat(penyebaranislam) yang menyebabkankekuasaanislam. Pemahamanmerekaterhadapbahasa Arab yang jauhdarisempurna, menjadikanpemahamanmerekaatasislamjugaberkurang. Sebagaikonsekwensinya, Negara islamharusmemajukanpemahamanatasbahasa Arab. Kedua, parakholifahUmayahsendirimemangmenggemaripuisi, danmerekamemberihadiahbesarkepadaparapenyair yang menciptakanpuisipujianbagimereka, atau yang menghasilkanpuisi yang indah.
Kesimpulan

Berdasarkanartikel di atasdapatkitatarikkesimpulanbahwaperkembanganprosadanpuisipadamasaJahiliyah, Shadr Islam, maupunUmayyahmengalamiperkembangan yang berbedadancarapenyebaran yang berbeda pula.
Keistimewaanpuisipadamasaawalislam:
1.     Mengarahkanmayoritasparapenyairkepadaapa yang sesuaidengan agama, diantaranyadalamhaldakwah, amalsholih, anjuranuntukberjihad, meratapikepergianparasyuhada’, deskripsiperang, danberbanggadengankebenaran yang hakiki.
2.     Mayoritasparapenyairmeninggalkantujuan-tujuan yang bertentangandenganruhislam, sepertiberbangga-banggapadahal  yang bathil, mngejekkaum, deskripsikhamar, danpuisicinta yang fulgar.(Al-Maliji,1989: 89)




Daftar Rujukan


Al-Iskandary, Ahmad danMushtofaAnany.1916.Al-Wasith fi al-Adab AL-ArabywaTarikhuhu.Mesir: Dar al-Ma’arif.

Karim, Khalil Abdul.HegemoniQuraisy:Agama, Budaya, Kekuasaan, terjemahan M. Faisal Fatawi.2002.Yogyakarta.LKIS

Lajnah.1962.al-Mujaz fi al-Adab al-ArobywaTarikhuhu: al-Adab Al-Jahiliy.Libanon.: Dar al-Ma’arif.

Al-Nadwa, Abi al-Hasan Ali al-Husni.1995.Syu’araar-Rasul.Al-Hind:Maktabah Al-Firdaus

Al-Maliji, HasanKhamis.1989.Al-AdabwalNusus Li GhairilNathiqinbil ‘Arobiyah.Riyadh:Jami’ah al-Malik as-Su’udiyah

Tidak ada komentar: