LINTAS
BUDAYA SASTRA ARAB
Ana DurrotulHikmah
IAIN Tulungagung
e-mail:anahilwa@ymail.com
Abstrak
Dalam paradigma seni sastra dan islam, konsep
baku seni sastra dalam perspektif islam
belum disepakati secara menyeluruh.Belum matangnya paradigma sastra dalam perspektif islam disebabkan karena
adanya perdebatan dan kontroversi yang
tidak pernah tuntas tentang seni sastra dalam perspektif islam. Di antara
factor yang sangat menonjol adalah adanya beberapa ayat dan hadits Nabi yang
ditafsirkan oleh sebagian besar Ulama sebagai bukti secara tekstual kekurang
simpatikan islam dengan apa yang disebut dengan seni sastra.Pada sisi yang lain
keterkaitan dan keterlibatan Al-Qur’an tidak dapat dipungkiri lagi karena
Al-Qur’an lahir dari kondisi di mana sastra Arab mengalami fase keemasannya. Al-Qur’an diturunkandalamVersisastra
yang luarbiasauntukmembuktikandanmenaklukkankehebatansastra
Arab.Padamasasekarang, artisastrasudahdapatditempatkanpadaposisi yang
professional. Di kalanganumatislamsendiri,
sastrasudahdapatditerimakembalidanmenjadikonsumsisehari-hariuntukkehidupandankeperluandakwah.
KeterlibatanUlamadalamduniasastrabukanfenomenabaru.Sehinggadalamartikelinidijabarkanberagamkaryasastradalamlintasbudaya
yang
berbeda.DiawalidariperkembanganpuisimasaJahiliyahsampaiperkembanganprosapadamasaUmayyah.
Kata Kunci :Sastra Arab, Jahiliyah, Lajah Arab,
LajahQuraisy, danShadr Islam
PENDAHULUAN
Dalambukuwarisan Sufi yang
ditulisolehSeyyedHossein Nasr (2002:41) mengemukakanbahwasecarabertahap,
meskipunagakterlambat,
duniabaratmulaimenyadaribahwaseniislambukanlahsebuahkoleksianehataurelik-relikpelik yang
diciptakanolehsebagian orang yang menyebutmerekamuslim,
melainkanbahwaiapadadasarnyaadalahbuah spiritual darikewahyuanislam.
Dari semuabentukseni yang
diciptakandalamperadabanislam yang besar, seni Persia tentusaja paling
berbedadanluas. Seni Persia memilikietoskhasnyasendiri,
pandanganduniadanmaknasimboliskhusus, danseni yang
secaratakterelakkanberhubungandengansufisme,.Sesungguhnyaseluruhpandanganduniateoritislah
yang
memungkinkanseniinibenar-benardimunculkandariajarn-ajaranfilosofisdanmetafisissufi.
Padatataran yang lebiheksternal,
kemunculandanadaptasibentuk-bentuksenitertentuolehkaum Sufi
memungkinkaneksistensiseniterusberlanjut, terutamaberkaitandenganseni music.
Sejarahsastramenurut Ahmad Hassan
Zayyat (1996) adalahilmuyang
membahastentangkondisibahasadanprodukbahasa yang
dihasilkanolehpemilikbahasatersebut. Biasanyadalambentukprosadanpuisisetiapmasa
, yang meliputikemajuandankemundurannyajugayang
memperhatikansejarahdanbiografiparasastrawandanparakritikusnyasertapengaruhsebagiandarimerekaterhadap yang lain dalamhalpemikiran, uslub,
danpenciptaan.
Sedangkan Al-Iskandary (1978: 10)
menyatakanbahwakesusastraanbahasasetiapumatadalahsegalaprosadanpuisi yang
dihasilkanolehfikiranputrabangsa yang menggambarkanwatakdankebiasaan,
dayakhayal, sertabataskemampuanmerekadalammenggunakanbahasa yang
bertujuanmendidikjiwa, memperbaikifikiran,danmeluruskanlisan.
PerkembanganPuisidanProsaMasaJahily
Faktor-faktor yang
cukupdominanmendorongperkembangansastraJahiliyahadalah
1. PasarSastra
(Al-Aswaq)
Menurut
Khalil Abdul Karim(2002: 290) ada 2 macampasarjazirah Arab,
yaitupasarumumdanpasarkhususatau local (Mahalliyah),
ataupasarluardanpasardalam.
Dalamartikelinijugadijelaskanpengaruhnyaterhadapperkembangankebudayaansastra
Arab.Secarapraksispasar-pasaritumenjadiperansastradanbudaya yang dihadiriolehparapenyairkelasmenengahdankelasbawah.
PadawaktuitukecintaanterhadappuisidanpenyairbagiseluruhmasyarakatArabhampirmenjadisebuahnalurialamiyah.
Para penyairbesarmelantunkanqashidahdanpuisimu’allaqatnyauntukmenentukansiapapenyair
yang menempatikelasdua, dandanmendengarkanpuisiparapenyair yang terkenal. Para khutaba’jugamendatangipasartersebutyaituQusIbnSa’adah
al-Iyadi yang
telahpenulissebutkandimanaNabi Muhammad SAW pernahmendengarkankhutbahnya di
pasarUkaz .
2. Ayyam Al-Arab
Salah
satufenomena social yang menggejala di Arab menjelangkelahiranislamadalahapa
yang dikenaldengansebutan “hari-hari orang Arab” ( Ayyam Al-Arab) yang
merujukpadapermusuhanantarsuku yang
secaraumummunculakibatpersengketaanseputarhewanternak, padangrumput, ataumata
air. Persengketaanitumenyebabkanseringnyaterjadiperampokandanpenyerangan,
memunculkansejumlahpahlawan local, parapemenangdarisuku-suku yang bersengketa,
sertamenghasilkanperangsyair yang penuhkecaman di antarapenyair yang berperansebagaijurubicarasetiappihak
yang bersengketa. Kegiataninimenjadi
media yang cukupefektifbagipengembangantema-temaouisi Arab.
Puisi-puisilegendarisjugabanyaklahirdarimedanperangsepertipuisi-puisinyaAntarah,
danSyantara,
Kelebihansyairpuisipadazamaniniadalah:
1. Puisinyasingkatdanisinyamudahdipahami
2. Selalumemujidengankeadaansebenarnya
3. Perkataanyaselalusopan
4. Kebanyakanisipuisinyaselalumengandunghikmahdanpemikiran
yang dalam.
BeberapaahlibahasadansastrasepakatdenganBroklemen
(Lajnah,1996: 64) membagipenyairjahiliyahmenjadi 6 kelompok:
1. Penyair
al-Badiyah, yang terbagimenjadi 2 kelompokyaitu:
a. PanyairSha’alik:
Syanfara, TabbataSyarran, danUrwahIbn Ward
b. GhairSha’alik:
Muhalhil, HaritsIbnHilzah, AmruIbnKaltsumdanAntarah.
2. Puisi al-Amir
(penyair raja) Imru’ulQais
3. PenyairBilathwa
at-Takassub: TharfahIbnAbd
4. PenyairHikmah:
ZuhairIbnAbiSulma
5. Penyair
al-Madzahib: As-Samuell
6. Penyairperempuan:
Al-Khansa
PerkembanganPuisidanProsaMasaShadr
Islam
Keberadaansastrapadamasaawalislamdikenaldenganadab
al-Muhadromain, sebuahkaryasastra yang berkembangataumunculpada 2 masa,
yaitumasaJahiliyahdanawalislam. Jenissastra Arab
inimemilikikarakteristiksejarahdannilai yang sangatbesar,
karenajenissastrainihiduppadamasaJahiliyahsertamenggambarkanyadengansangat
detail, yaituberpindahnyadarikehidupanJahiliyahpadakehidupanislam. (al-Nadwa:
16)
Faktor
–Faktorpendorongperkembangansastramasashadrislam:
1. Pengaruh
Al-Qur’an terhadapbahasa Arab
a. Menjagabahasa
Arab darikemusnahandanmenjaminkeabadiannya
b. MempersatukanLajah
Arab dalamLajahQuraisy
c. Memperluasaturan
Al-Qur’an denganmenggunakannyasebagailafadz-lafadzislam
d. Mensucikanlafadz-lafadzdansusunan
Al-Qur’an
2. PengaruhHaditsterhadapbahasa
Arab
a. Para
AhliTafsirbersandarpadahadits-haditsRosuldalammenafsirkankalamullahdandalammengambil
hokum syariah
b. Menemukanbahasabaikdarisegipemikiranataupunlafadz
yang baru
c. Terpengaruhnyasusunandangambaranparaahlipidatodanpenulissertapenyairdenganapa
yang merekasalindarihaditsNabi. (al-Maliji,1989:87-88)
PerkembanganPuisidanProsaMasaUmayyah
Ada beberapaaspek
yangbisamenjadipetunjukterhadapperkembangankebudayaanliterersecaraumumpadaperiodeini.
Di antaranyapidato,
korespondensidanpuisi.Ketigaaspekitumerupakanbagiandarijenissastra yang
berkembangsaatitu, yang meliputi 2 aspekutamayaitu, pidatodansyair.
DalamperiodeUmayyahkegiatanpenciptaandanpembacaanpuisisemakinmeningkat.Ada
2 faktor yang mnyebabkanperkembanganini.Pertama, Futuhat(penyebaranislam)
yang menyebabkankekuasaanislam. Pemahamanmerekaterhadapbahasa Arab yang
jauhdarisempurna, menjadikanpemahamanmerekaatasislamjugaberkurang.
Sebagaikonsekwensinya, Negara islamharusmemajukanpemahamanatasbahasa Arab.
Kedua, parakholifahUmayahsendirimemangmenggemaripuisi,
danmerekamemberihadiahbesarkepadaparapenyair yang
menciptakanpuisipujianbagimereka, atau yang menghasilkanpuisi yang indah.
Kesimpulan
Berdasarkanartikel
di atasdapatkitatarikkesimpulanbahwaperkembanganprosadanpuisipadamasaJahiliyah,
Shadr Islam, maupunUmayyahmengalamiperkembangan yang berbedadancarapenyebaran
yang berbeda pula.
Keistimewaanpuisipadamasaawalislam:
1.
Mengarahkanmayoritasparapenyairkepadaapa
yang sesuaidengan agama, diantaranyadalamhaldakwah, amalsholih,
anjuranuntukberjihad, meratapikepergianparasyuhada’, deskripsiperang,
danberbanggadengankebenaran yang hakiki.
2.
Mayoritasparapenyairmeninggalkantujuan-tujuan
yang bertentangandenganruhislam, sepertiberbangga-banggapadahal yang bathil, mngejekkaum, deskripsikhamar,
danpuisicinta yang fulgar.(Al-Maliji,1989: 89)
Daftar Rujukan
Al-Iskandary, Ahmad
danMushtofaAnany.1916.Al-Wasith fi al-Adab AL-ArabywaTarikhuhu.Mesir: Dar
al-Ma’arif.
Karim, Khalil Abdul.HegemoniQuraisy:Agama,
Budaya, Kekuasaan, terjemahan M. Faisal Fatawi.2002.Yogyakarta.LKIS
Lajnah.1962.al-Mujaz fi al-Adab
al-ArobywaTarikhuhu: al-Adab Al-Jahiliy.Libanon.: Dar al-Ma’arif.
Al-Nadwa, Abi al-Hasan Ali al-Husni.1995.Syu’araar-Rasul.Al-Hind:Maktabah
Al-Firdaus
Tidak ada komentar:
Posting Komentar