Senin, 29 Desember 2014

artikel : Elly Ermawati



ADAKAH KEISTIMEWAAN DALAM BAHASA ARAB???
Elly Ermawati
(1722143024)
IAIN Tulungagung


ABSTRAK
Di  era dewasa ini perkembangan ilmu pengetahuan begitu pesat, termasuk dalam bidang bahasa, salah satunya bahasa Arab. Bahasa Arab merupakan salah satu bahasa populer. Bahasa Arab adalah bahasa yang di gunakan secara luas di dunia ini. Apakah kalian tahu?, bahwa bahasa Arab menjadi bahasa utama di 22 negara, yakni lebih dari 250 juta orang penduduknya. Bahasa ini juga merupakan bahasa kedua pada negara-negara Islam karena dipercaya sebagai bahasa spiritual Islam, salah satu agama terbesar di dunia (jumlah penganut lebih dari 1 miliar orang). Bahasa Arab ialah salah satu bahasa tetap di organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).Wah...istimewa bukan, dan lebih menarik untuk kita pelajari lebih dalam. Terlebih kita sebagai umat islam patutlah bangga, karena bahasa Arab ialah bahasa Al-Qur’an. Kitapun dianjurkan untuk memelajarinya.
Kata kunci:populernya bahasa Arab, sejarah singkat bahasa Arab, implikasi bahasa Arab bagi kesehatan.

BAHASA ARAB MERUPAKAN BAHASA TERTUA
Tahukah anda, ternyata bahasa Arab termasuk bahasa tertua, dan asli dari banyak bahasa, ada teori yang  mengatakan bahwa “bahasa Arab merupakan asal dari bahasa-bahasa” dan teori ini berlandaskan bahwa orang Arab dapat melafalkan bahasa  manapun di dunia ini dengan mudah, di sisi lain banyak orang bukan Arab yang kesulitan mengucapkan huruf  Arab, karena memang tidak terdapat di bahasa mereka.
Ribuan tahun lalu, ada sedikit perubahan yang terjadi  pada bahasa Arab, namun bahasa ini selalu sesuai di setiap zaman, menembus berbagai peradaban  sebagai bahasa asli mereka. Bahasa Arab berpengaruh besar pada bahasa saat ini, banyak kata-kata Arab dipakai oleh banyak bahasa (misalnya: algoritma, sugar, coffee, kopi, alamat, kabar...). Namun bahasa ini tetap hidup hingga sekarang, sedangkan kita tahu banyak bahasa lain yang telah mati. Mengapa? alasannya satu, karena bahasa Arab merupakan bahasa Al-Qur’an,  dan menjadi bahasa utama lebih dari 1400 tahun selama peradaban Islam[1].
Bahas Arab merupakan bahasa dunia yang sejalan dengan perkembangan sosial masyarakat dan ilmu pengetahuan. Termasuk  rumpun bahasa Smit yaitu bahasa yang dipakai bangsa-bangsa yang tinggal di sekitar sungai Tigris dan Furat, dataran Syiria dan jazirah Arabia (Timur Tengah) seperti bahasa Finisia, Assyiria, Ibrani, Suryania, dan Babilonia.[2]
Ada yang memiliki pandangan bahwa bahasa Arab ada dan berkembang sebagaimana bahasa yang lainnya, di mana diketahui bahwa bahasa itu ada dan berkembang lewat isyarat dan menirukan bunyi-bunyi alam yang ada di sekitarnya, seperti hembusan angin, suara petir, gemercik air dan lain-lain. Sedangkan pihak lain memandang bahwa bahasa itu ada karena merupakan ilham dari Allah SWT, di mana seseorang dilahirkan telah membawa bekal bahasa. Ada yang memiliki pandangan di antara keduanya, artinya manusia lahir telah dibekali bahasa, untuk selanjutnya alam yang akan membentuk. [3]

IMPLIKASI BAHASA ARAB BAGI KESEHATAN
Kita sadari atau tidak, ternyata ada Manfaat lain dari bahasa Arab bagi kesehatan. salah satunya yaitu ketika kita membaca Al-Qur’an. Ternyata Ayat Al-Qur’an itu sendiri yang mengisyaratkan tentang pengobatan. Sebagaimana kita ketahui Al-Qur’an diturunkan sebagai penawar dan rahmat bagi orang-orang mukmin.
“Dan kami menurunkan Al-Qur’an sebagai penawar dan rahmat untuk orang-orang yang mu’min.” (QS. Al Isra/17:82)
Menurut para ahli tafsir bahwa nama lain dari Al-Qur’an yaitu “Asysyifa”  secara terminologi artinya obat penyembuh.
“Hai manusia, telah datang kepadamu kitab yang berisi pelajaran dari Tuhanmu dan sebagai obat penyembuh jiwa, sebagai petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.” (QS. Yunus/10:57)
Berdasarkan dalil di atas , bahwa Al-Qur’an mampu menenangkan jiwa. Banyak hadits pula yang menjelaskan untuk mempelajari Al-Qura’an dan mengamalkannya.
“Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. Bukhori)
Masih banyak lagi dalil yang menerangkan bahwa berbagai penyakit dapat disembuhkan dengan membaca atau dibacakan ayat-ayat Al-Qur’an. Subhanallah, mungkin itu kata yang tepat untuk mengagumi bahasa kita itu, bahasa Arab. Melalui bahasa Arab ini kita dapat menambah wawasan ilmu pengetahuan dan memahami kalam Allah. Nah...semakin mantap bukan untuk mengetahui lebih lanjut manfaat dari bahsa Arab.

BUKTI PENELITIAN MENURUT AHLI
Selanjutnya didukung dengan penelitian Dr. Al Qadhi di Klinik Besar Florida Amerika Serikat, yang berhasil membuktikan hanya dengan mendengarkan bacaan ayat-ayat Al-Qur’an , seorang muslim baik mereka yang berbahasa Arab maupun bukan, dapat merasakan perubahan fisiologis  yang besar. Diantaranya mampu menurunkan depresi, kesedihan, memeroleh ketenangan jiwa, menangkal berbagai macam penyakit, ungkap orang-orang yang menjadi objek penelitian tersebut.
Penelitian tersebut juga didukung peralatan elektronik terbaru lho.., untuk mendeteksi tekanan darah, detak jantung, ketahanan otot, dan ketahanan kulit terhadap aliran listrik. Dapat di pastikan hasilnya cukup akurat.  Dari hasil uji cobanya  ia menyimpulkan , bahwa bacaan Al-Qur’an berpengaruh besar hingga 97% dalam melahirkan ketenangan jiwa dan penyembuhan penyakit.
Diperkuat pula  penelitian oleh  dokter berbeda,  yang disampaikan ketika Konferensi Kedokteran Islam Amerika Utara pada tahun 1984, Al-Qur’an terbukti mampu mendatangkan ketenangan sampai 97% bagi yang mendengarkannya.
Kesimpulan hasil uji tersebut diperkuat lagi oleh penelitian Muhammad Salim yang dipublikasikan Universitas Boston. Objek penelitiannya dengan mendatangkan 5 orang sukarelawan, terdiri dari 3 pria dan 2 wanita. Kelima orang tersebut sama sekali tidak mengerti tentang bahasa Arab dan merekapun tidak diberitahu bahwa yang diperdengarkan adalah Al-Qur’an. Penelitian selama 210 kali ini dibagi dalam dua sesi, yakni membaca Al-Qur’an dengan tartil dan membacakan bahasa Arab yang bukan dari Al-Qur’an. Kesimpulannya, responden mendapatkan ketenangan sampai 65% ketika mendengarkan bacaan Al-Qur’an dan mendap atkan ketenangan hanya 35% ketika mendengarkan bahasa Arab yang bukan dari Al-Qur’an.
Wah...ungguh nikmat  Allah yang besar bagi kita, yang memiliki Al-Qur’an. Selain menjadi ibadah jika kita membacanya, bacaannyapun juga berpengaruh  bagi kesehatan jasmani dan rohani kita. Udah tau belum? Bahasa Arab juga berpengaruh bagi kecerdasan kita ... Tahukah kalian, Jika kita mendengarkan musik klasik hanya memengaruhi kecerdasan intelektual  (IQ) dan kecerdasan emosional  (EQ) kita saja. Namun berbeda dengan bacaan Al-Qur’an, selain memengaruhi (IQ) dan (EQ) kita juga memengaruhi kecerdasan spiritual (SQ) kita.
Jadi, Al-Qur’an mampu membuat kita sebagai generasi penerus bangsa semakin cerdas dan berkompetensi menghadapi arus globalisasi sekarang ini. Tentunya dengan cara yang Islami ya. Harapan besar bagi bangsa kita kini ialah memiliki generasi yang berintektual nan islami, karena memang kita masyarakat Indonesia khusnya yang beragama Islam. Serta menjadi pelopor pergerakan bangsa untuk maju, yang saat ini generasi kita sedang terpuruk oleh gejolak modernisasi. Kini hari demi hari semakin memperihatinkan. Yang dengan mudah melunturkan dan terancam hilang akan budaya ketimuran kita, syarat akan sopan santun, dan adab yang selalu dijunjung tinggi. Hanya dengan pengaruh-pengaruh budaya kebarat-baratan (modernisasi).
Mungkin melalui pendidikan bercirikan Islam ini kita berharap, setidaknya mampu menanggulangi sedikit demi sedikit kebobrokan moral yang kian hari semakin menggugah hati kita untuk bergerak. Bergerak untuk menekankan pembelajaran agama lebih dalam. Hal itu penting, salah satunya mungkin belajar bahasa Arab. Banyak sekali jendela-jendela ilmu yang akan terbuka ketika kita memelajarinya, dan kita akan merasakan manfaatnya di kemudian hari. Sekarangpun banyak sekali biasiswa bagi siapa saja yang pandai berbahasa Arab ataupun hafal Al-Qur’an. Bangga rasanya melihat generasi-generasi bangasa yang menjunjung tinggi bahasa Arab, terlebih Al-Qur’an. Jadi...kapan lagi kita akan menunda-nunda terus untuk belajar bahasa Arab kawan? Kalau tidak sekarang. Think again...
                     


DAFTAR RUJUKAN

Rosyidi, Abdul Wahab.2009.Media Pembelajaran Bahasa Arab.Malang:UIN-Malang Press

   




[1] (Abu Ayub), Diterjemahkan bebas dari kitab al-‘Arabiyah Baina Yadaika.

[2] Rosyidi, Abdul Wahab.2009.Media Pembelajaran Bahasa Arab.Malang:UIN-Malang Press
Ibid.,halm. 1.
[3] Ibid.,halm. 2.

Tidak ada komentar: