KETIKA SEBUAH DASAR MENJADI POKOK KAJIAN
Intisari Ilmu Nahwu dan Shorof
Oleh: Imam Nurhadi
1722134040
Pendidian Bahasa Arab
Judul Buku
QOWA’IDIY
Intisari Ilmu Nahwu dan Shorof
Penulis
K.H Bahrul Munir
Cetakan
Pertama, Juni 2012
iv +132 halaman
Dalam segala aspek yang ada dalam kehidupan ini
memerluan dasar sebagai acuan, begitu
pula dalam kajian sebuah bahasa, tidak
akan pernah lepas dari dasar-dasar yang menjadi pedoman bahasa itu sendiri.
Dasar akan menjadi penggerak utama tercapainya sebuah tujuan. Karena itulah
dasar yang kuat sangaatlah di perlukan, agar memperoleh hasil yang maksimal,
tanpa menyeleweng dari tujuan awal.
Kurang lebih hal inilah yang ingin di sampaikan oleh
K.H. Bahrul Munir dalam karyanya “QOWA’IDIY Intisari Ilmu Nahwu dan Shorof”.
Buku ini bertujuan menjelaskan dasar-dasar dari gramatika Bahasa Arab beserta
penerapannya dalam contoh-contoh yang cukup simpel. Dalam buku ini beliau
menempatkan diri sebagai ‘ajam (orang non
arab), sehingga dalam mempelajari Bahasa Arab kita harus mengetahui qowa’id
(aturan-aturan) yang ada dalam gramatika Bahasa Arab. Dan sudah sangatlah
maklum bagi kita bahwa hal utama sebagai
dasar dalam Bahasa Arab adalah Ilmu Nahwu dan Shorof. Selain itu kita di
ajak untuk menyelami lebih dalam aturan-atura Bahasa Arab, karena kita terlahir
sebagai pemilik “lidah” berbeda dengan mereka, sehigga kita perlu memahami
dasar untuk menuju kajian yang lebih tinggi lagi. Satu hal yang lebih penting
bahwa orang arab asli tanpa mempelajari dasar-dasar dari bahasa mereka
sendiripun telah bisa mengaplikasikan bahasa arab dalam kehidupan sehari-hari
mereka.
Buku pertama dari pembahasan ilmu nahwu dan shorof
ini di bagi menjadi dua bab, bab pertama adalah pembahasan kalimah isim (kata
benda) pada segi takib, i’rob, dan pengelompokannya dalam
gramatika arab. Mulai kedudukan kalimah
dalam sebuah kalam(kalimat), pengelompokan isim berdasarkan jenisnya,
berdasarkan bilangan, berdasarkan tanda i’robnya, berdasar pada huruf akhirnya,
berdasarkan mabni mu’robnya dan juga berdasarkan nakiroh ma’rifatnya.
Penjelasan-penjelasan dari berbagai ulasan yang aga sangatlah simpel, bahkan
cenderung pada garis besarnya saja, hal inilah yang membat buku ini tidaklah
bertele-tele pada pembahasan-pembahasan yang tidak perlu, apalagi bagi para
pemula yang masih amatir dalam mempelajari bahasa arab.
Bab ke dua
dari buku ini membahas tentang kalimah fi’il (kata kerja), sama juga dalam
pembahasan kalimah isim, dalam bab ini di bahas secara garis besar
pembagian-pembagian dalam kalimah fi’il. Mulai dari pembagian kalimah fi’il,
fi’il ditinjau dari mujarrod mazidnya, ditinjau dari mabni ma’lum dan mabni
majhulnya, ditinjau dari anomali qo’idah(ketidak sesuaian dengan aturan yang
umum di gunakan), di tinjau dari huruf akhirnya, di tinjau dari naqish dan
tamnya, ditijau dari muta’addi dan lazimnya dan juga di tinjau dari dari segi mabni mu’robnya.
Juga ada bab tambahan yang di khususkan sebagai
penjabaran dari bab satu, yaitu mengenai pembahasan isim jamid dan musytaq, dan
pembahasan kedudukan isim dalam i’rob. Dalam bab ini lagi-lagi beliau
menjelaskan secara simpel, yang mudah di pahami oleh para pemula, dalam buku
pertama ini beliau mengenalkan bahasa arab kepada para pembaca sebagai sebuah
pemanasan, karena pada dasarnya isi dari buku
ini adalah saduran dari berbagai kitab-kitab klasik gramatika arab abad
pertengahan, di antaranya kitab al-jurumiyah, kitab al-maqsud, kitab
al-‘imrithiy, dan kitab fenomenal dari spanyol
karangan Ibn Malik : Alfiyyah.
Buku “QOWA’IDIY Intisari Ilmu Nahwu Dan Shorof” ini
sangatlah bagus di baca oleh para pemula yang mau mendalami bahasa arab, baik
dari kalangan siswa menengah maupun dari kalangan mahasiswa, selain seagai
pijakan dalam gramatika bahasa arab, buku ini mengingatkan kita bahwa sebuah
dasar sangatlah penting sebagai pokok kajian. Karna apalah arti segala hal
tanpa adaanya dasar yang kuat dan tujuan
yang pasti. Buku ini mengulas
dasar-dasar utama yang sangat di perlukan dalam mempelajari bahasa arab,
sehingga sangatlah pantas jika buku ini menjadi rujukan dasar pembelajaran
bahasa arab dari berbagi kalangan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar