BERBICARA BAHASA ARAB
Oleh: Lutvia Ustah
1722143052
Tarbiyah PBA
Judul Buku
Percakapan Bahasa Arab
Penulis
Syaifudin Mustofa
Abd. Wahed Ali Wafa
Penerbit
AMZAH
Cetakan
Pertama, Agustus 2012
Kedua, Juni 2013
Tebal
Xii, 128 hlm ; 21 cm.
ISBN
978–602–8689–71-7
Hubungan antara arab dan bahasa Indonesia telah di mulai sejak
beberapa abad sebelum munculnya islam dalam pentas pertukaran kemaslahatan
secara luas melalui perdagangan.
Dalam pembelajarannya,
para pedagang muslim dan para ahli fiqh yang datang dari jazirah Arab, terutama
yang datang dari hadramaut di pesisir selatan Yaman memberikan peranan besar
dalam menyebarkan negara islam dan mengajarkan bahsa Arab di Indonesia. Orang –
orang muslim non muslim menganggap belajar bahasa Arab merupakan penguat agama
islam sesuai dengan apa yang mereka yakini dalam ajaran – ajaran agama islam.
Di beberapa abad,
terbentang di kedalaman sejarah kemanusiaan, baik setelah maupun sebelum
memunculkan islam, sesungguhnya bahasa Arab telah menempati tempat yang mulia
dan selalu bersemi di hati masyarakat Indonesia. Dan hati ini telah disatukan
dengan masyarakat Arab oleh pergerakan kemasyarakatan dan perekonomian yang
berlangsung antara masyarakat arab dan Indonesia.
Hubungan antara Arab dan
Indonesia telah di mulai sejak beberapa abad sebelum munculnya islam dalam
pentas pertukaran kemaslahan secara luas melalui perdagangan. Pilar – pilar
hubungan ini semakin menguat dan mengekar setelah islam, ketika perdagangan –
perdagangan ini dalam perjalanan membawa nilai – nilai islam dan bahasa Arab.
Keisitimewaan buku ini
adalah sebagai asas khidmah kebutuhan – kebutuhan komunikasi bagi para pelajar
melalui keberagaman dan kejelian pemilihan tema – tema percakapan sehari – hari
yang terdapat di dalam buku ini : Perkenalan, keluarga , tempat tinggal, di
kampus, di perpustakaan, di warung Kopi, di restoran, di gedung, di tempat
bermain, di rumah sakit, di waktu liburan, selain tema – tema lainyang yang
bertajuk : pentingnya waktu, Melancong untuk bekerja , dunia islam dan
peristiwa pencurian.
Kekurangan buku ini adalah
kaidah nahwu shorof nya tidak ada hanya dalam buku ini berisi percakapan –
percakapan sehari – hari, untaian mutiara hikmah seta istilah – istilah
populer.
Buku “Belajar Percakapan
Bahasa Arab” karya syaifudin mustofa ini mungkin bisa dijadikan solusi.
Mengapa? karena didalam buku ini Syaifudin Mustofa sengaja membuat metode yang
mudah dipahami bagi siapapun tak terkecuali bagi yang sama sekali belum
mengetahui tentang bahasa Arab. Di dalam buku ini,selain tertulis dengan bahasa
Arab juga disertai transliterasinya.
Bab Pertama pembaca diajak
percakapan sehari – hari.
Secara struktrual bahasa
dalam kitab ini masih terlihat sederhana.
Pada halaman berikutnya
pada bab satu buku ini bertanya tentang ( berapa umur )
Dan selanjutnya dengan
awal seperti pengenalan.
Seperti keluarga, dan
berbagai percakapan di tempat – tempat seperti di asrama, di universitas, di
perpustkaan, di warung kopi, di kantin, di gedung olahraga, di rental computer,
di pusat pembelanjaan, di terminal, di tempat rekreasi, di rumah sakit, waktu
liburan ataupun di tempat beribadah dll.
Pada bab Kedua pembaca di
arahkan dengan untaian mutiara hikmah yang berisikan kata – kata yang indah
dalam berbasa Arab.
Contohnya ( belajarlah
karena tak seorangpun yang terlahir dalam keadaan pintar. Dan orang yang
berilmu tidak sama dengan orang yang bodoh )
Kata – kata tersebut bukan
hanya kata – kata mutiara melainkan juga mengajarkan tentang akhlak.
Contohnya ( jangan
engkau melarang sesuatu perbuatan sementara kamu melakukannya karena hal itu
merupakan aib besar )
Bab ketiga pembaca di
ajarkan dalam buku ini tentang istilah – istilah populer yang pembaca tidak tau
akan translate dalam berbahasa arabnya .
Contohnya seperti ( presentasi
, identik, kolusi, intervensi )
Selain istilah – istilah
populer yang sulit untuk di translate pembaca juga di beri tau tentang istilah
populer untuk jama’ah haji.
Contoh ( bagasi koper,
tempat ruang tunggu , asrama haji serta tempat – tempat yang jama’ah haji
Indonesia yang tidak di ketahui.
Dan tidak lupa lagi dengan
idiom dan kosa kata yang sering di gunakan sehari – hari contohnya seperti (
senang, benci, mengadu , memanggil )
Adalagi dengan kata benda
seperti contohnya ( meja , kursi )
Nama – nama bulan pun juga
ada serta dilanjut nama – nama hari.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar