Rabu, 19 November 2014

tugas resensi buku : Lutvia Ustah








BERBICARA BAHASA ARAB
Oleh: Lutvia Ustah
1722143052
Tarbiyah PBA

Judul Buku

Percakapan Bahasa Arab
Penulis
Syaifudin Mustofa
Abd. Wahed Ali Wafa
Penerbit
AMZAH
Cetakan
Pertama, Agustus 2012
Kedua, Juni 2013
Tebal
Xii, 128 hlm ; 21 cm.
ISBN      
978–602–8689–71-7

       Hubungan antara arab dan bahasa Indonesia telah di mulai sejak beberapa abad sebelum munculnya islam dalam pentas pertukaran kemaslahatan secara luas melalui perdagangan.
      Dalam pembelajarannya, para pedagang muslim dan para ahli fiqh yang datang dari jazirah Arab, terutama yang datang dari hadramaut di pesisir selatan Yaman memberikan peranan besar dalam menyebarkan negara islam dan mengajarkan bahsa Arab di Indonesia. Orang – orang muslim non muslim menganggap belajar bahasa Arab merupakan penguat agama islam sesuai dengan apa yang mereka yakini dalam ajaran – ajaran agama islam.
      Di beberapa abad, terbentang di kedalaman sejarah kemanusiaan, baik setelah maupun sebelum memunculkan islam, sesungguhnya bahasa Arab telah menempati tempat yang mulia dan selalu bersemi di hati masyarakat Indonesia. Dan hati ini telah disatukan dengan masyarakat Arab oleh pergerakan kemasyarakatan dan perekonomian yang berlangsung antara masyarakat arab dan Indonesia.
       Hubungan antara Arab dan Indonesia telah di mulai sejak beberapa abad sebelum munculnya islam dalam pentas pertukaran kemaslahan secara luas melalui perdagangan. Pilar – pilar hubungan ini semakin menguat dan mengekar setelah islam, ketika perdagangan – perdagangan ini dalam perjalanan membawa nilai – nilai islam dan bahasa Arab.
      Keisitimewaan buku ini adalah sebagai asas khidmah kebutuhan – kebutuhan komunikasi bagi para pelajar melalui keberagaman dan kejelian pemilihan tema – tema percakapan sehari – hari yang terdapat di dalam buku ini : Perkenalan, keluarga , tempat tinggal, di kampus, di perpustakaan, di warung Kopi, di restoran, di gedung, di tempat bermain, di rumah sakit, di waktu liburan, selain tema – tema lainyang yang bertajuk : pentingnya waktu, Melancong untuk bekerja , dunia islam dan peristiwa pencurian.
Kekurangan buku ini adalah kaidah nahwu shorof nya tidak ada hanya dalam buku ini berisi percakapan – percakapan sehari – hari, untaian mutiara hikmah seta istilah – istilah populer.
      Buku “Belajar Percakapan Bahasa Arab” karya syaifudin mustofa ini mungkin bisa dijadikan solusi. Mengapa? karena didalam buku ini Syaifudin Mustofa sengaja membuat metode yang mudah dipahami bagi siapapun tak terkecuali bagi yang sama sekali belum mengetahui tentang bahasa Arab. Di dalam buku ini,selain tertulis dengan bahasa Arab juga disertai transliterasinya.

      Bab Pertama pembaca diajak percakapan sehari – hari.
Secara struktrual bahasa dalam kitab ini masih terlihat sederhana.
Pada halaman berikutnya pada bab satu buku ini bertanya tentang ( berapa umur )
Dan selanjutnya dengan awal seperti pengenalan.
      Seperti keluarga, dan berbagai percakapan di tempat – tempat seperti di asrama, di universitas, di perpustkaan, di warung kopi, di kantin, di gedung olahraga, di rental computer, di pusat pembelanjaan, di terminal, di tempat rekreasi, di rumah sakit, waktu liburan ataupun di tempat beribadah dll.

      Pada bab Kedua pembaca di arahkan dengan untaian mutiara hikmah yang berisikan kata – kata yang indah dalam berbasa Arab.
Contohnya ( belajarlah karena tak seorangpun yang terlahir dalam keadaan pintar. Dan orang yang berilmu tidak sama dengan orang yang bodoh )
Kata – kata tersebut bukan hanya kata – kata mutiara melainkan juga mengajarkan tentang akhlak.
Contohnya ( jangan engkau melarang sesuatu perbuatan sementara kamu melakukannya karena hal itu merupakan aib besar )

Bab ketiga pembaca di ajarkan dalam buku ini tentang istilah – istilah populer yang pembaca tidak tau akan translate dalam berbahasa arabnya .
Contohnya seperti ( presentasi , identik, kolusi, intervensi )
Selain istilah – istilah populer yang sulit untuk di translate pembaca juga di beri tau tentang istilah populer untuk jama’ah haji.
Contoh ( bagasi koper, tempat ruang tunggu , asrama haji serta tempat – tempat yang jama’ah haji Indonesia yang tidak di ketahui.
Dan tidak lupa lagi dengan idiom dan kosa kata yang sering di gunakan sehari – hari contohnya seperti ( senang, benci, mengadu , memanggil )
Adalagi dengan kata benda seperti contohnya ( meja , kursi )
Nama – nama bulan pun juga ada serta dilanjut nama – nama hari.

Tidak ada komentar: