SAATNYA MENJADI PENERJEMAH YANG CERMAT
Oleh : Himmatul ulya m.f.
1722143038
Pendidikan Bahasa Arab
Judul Buku
Pedoman Penerjemahan Arab Indonesia
Penulis
M.Zaka Al Farisi M,Hum
Penerbit
PT REMAJA ROSDAKARYA Bandung
Cetakan
Pertama,September 2011
Tebal
Viii+256
Halaman
Menerjemahkan sebuah teks
sebenarnya bukan hanya mengalihkan kata demi kata dari bahasa sumber kepada
bahasa target.Menerjemahkan pada hakikatnya adalah menyampaikan amanat penulis
kepada pembaca dari bahasa sumber kepada bahasa target yang bertujuan untuk
membantu orang-orang yang tidak bisa memahami pesan secara langsung dari bahasa
sumber.Maka dari itu jangan sampai orang yang membaca teks terjemahan menerima
amanat sepotong potong sehingga menimbulkan kekeliruan pemahaman yang bisa
berakibat fatal.
Masalahnya, menghadirkan makna yang
sepadan dalam bahasa target dengan menggunakan bentuk dan struktur bahasa
target tidaklah gampang.Kenyataannya,penerjemah sering kali menghadapi
kesulitan dalam menghasilkan teks terjemahan yang ideal ,mereka tidak dapat
menghadirkan makna yang paling dekat dengan makna yang terdapat dalam bahasa
sumber.
Mungkin kenyataan itulah yang
membuat penulis M.Zaka Al Farisi M,Hum menulis buku ini. Agar para penerjemah
bertindak lebih cermat dalam menyampaikan makna yang terkandung dari teks yang
di terjemahkan,dalam buku ini M.Zaka Al Farisi M,Hum menyebutkan bahwa
penerjemah merupakan pengemban amanat berupa pesan dari si penulis teks sumber.
Ia bertanggung jawab menyampaikan amanat tersebut kepada pembaca teks target. Jadi
tugas penerjemah sesungguhnya tidaklah mudah, ia harus menyampaikan amanat
secara utuh , tidak boleh ada pesan yang melenceng,apalagi menyimpang jauh dari
maksud teks sumber.Tetapi pada kenyataannya sebuah teks sumber dan teks target
memiliki struktur dan kultur yang berbeda,hal ini menimbulkan kesulitan
tersendiri dalam menemukan dan menghadirkan padanan leksikal yang pas.kegagalan
penerjemah terjadi manakala penerjemah tidak dapat menangkap makna dari teks
sumber ,boleh jadi pula bisa menangkap makna tetapi keliru mnyampaikan makna tersebut
kedalam bahasa target. Jika telah begitu ,maka penerjemah dianggap telah
berkhianat ,terlebih lagi dari bahasa arab kedalam bahasa indonesia. Tidak
hanya penerjemahnya yang tersesat,tetapi juga menyesatkan banyak orang yang
membaca teks terjemahannya.
Maka dari itu , upaya untuk
menghasilkan terjemahan yang baik
idealnya mencerminkan 3 sisi kualitas,yaitu keakuratan ,kejelasan dan
kewajaran.keakuratan artinya terjemahan harus mengungkap amanat teks sumber
secara utuh. Jelas berarti mudah di pahami dan wajar berarti punya kesan
alamiah sehingga terjemahan tidak terkesan sebagai terjemahan.
Buku “Pedoman Penerjemahan Arab
Indonesia” banyak berisi tentang pengetahuan dan informasi baru.Dalam
menyampaikan materi ,penulis menggunakan bahasa yang lugas dan mudah di pahami
, materi yang disajikan juga terstruktur dengan baik sehingga memudahkan
pembaca untuk menerima dan memahami isi dari buku .Secara praktis, buku ini
dapat dijadikan panduan bagaimana memahami strategi penerjemahan arab indonesia
yang tepat. Buku dengan tebal 256 halaman ini ditujukan kepada para penerjemah
arab indonesia, sehingga karya terjemahan yang dihasilkan dapat menyampaikan
makna dalam bahasa target yang paling dekat dengan makna bahasa sumber.
.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar