Rabu, 19 November 2014

Tugas resensi buku : Kafid Asror




MANFAAT PENDIDIKAN BAHASA ARAB
Oleh: Kafid Asror
1722143046
Tarbiyah Pendidikan Bahasa Arab
 

Judul Buku
Rekonstruksi Pendidikan Bahasa Arab
Penulis
Fathul Mujib
Penerbit
PT Bintang Pustaka Abadi (BiPA)
Tahun Terbit
2010
Tebal
197 halaman
Harga
-


                                                                                                                                                     
     Bahasa adalah kunci utama pengetahuan. Memegang kunci  utama bahasa berarti memegang kunci jendela dunia. Sebab,sejuta pengetahuan, seribu peradaban yang tercipta semuanya ada dan terbahasakan,bahkan sejarah tidak akan berwujud sejarah jika tidak ada bahasa. bahasa adalah satu-satunya kunci membuka jalan  pencerahan bagi masa depan manusia. Tidak diragukan, mempelajari  bahasa Arab adalah mempelajri ilmu untuk sesuatu yang besar karena sumber pengetahuan banyak menggunakan bahasa Arab. Meskipun bahasa Arab telah berkembang dan diajarkan cukup lama di Indonesia, namun tampaknya pembelaran bahasa Arab sampai sekarng tidak luput dari masalah.
     Buku ini disusun untuk melengkapi buku-buku tentang bahasa Arab yang telah ada. Risalah ini merupakan hasil pergulatan intelektual yang cukup panjang dari penulis sebagai mahasiswa pecinta bahasa. Fokus pembahasan buku ini antara lain seputar hakikat bahasa dalam islam, asal-muasal bahasa Arab, bahasa Arab dan cermin keadaan sosio-kultur masyarakat Indonesia, basaha Arab dan verbalisme, juga pembasan polemik pendidikan bahasa Arab, baik pada level epistomologis-praktis maupun tawaran dan gagasan segar dalam memberikan alternatif terhadapnya. Secara umum, isi buku ini dibagi menjadi tiga bagian.
      Pertama, kajian tentang Islam dan pengetahuan bahasa, yang secara spesifik memperbinjangkan hakikat,konsep, dan relasi bahasa dalam Islam, perkembangan bahasa Arab dalam sejarah, karakteristik dan peran penting serta fungsinya.
     Kedua, dinamika bahasa Arab dan teropong wajah pendidikan bahasa Arab di Indonesia: bahasa Arab dalam sosio-kultur masyarakat, bahasa Arab dan verbalisme (kritik terhadap sikap beragama),pendidkan bahasa Arab dalam tantangan kehidupan beragama dan berbangsa, juga rekonstruksi pendidikan bahasa Arab, beberapa problem krusial objek material dan formal bahasa Arab, problem landasan dalam penyusunan kurikulum pendidikan bahasa Arab.
      Ketiga, membincangkan pendidikan bahasa Arab integrtif-interkonektif; profesionalisme guru bahasa Arab; guru basa Arab profektik-organik, juga cara baru melakukan pembacaan teks dengan menawarkan bentuk pengajaran gramatika pedagogis-kritis.
     Secara umum, buku ini menawarkan solusi dan urun rembung bagaimana seharusnya pmbelajaran bahasa Arab mampu memberikan pemahaman, memberikan hak pada praktik pembelajaran yang bisa memasuki wilayah tertentu. Dengan demikian guru tidak saja berperan sebagai pengajar, tetapi juga mau bersikap kritis mengajarkan mata pelajaranya.
    Titik tolak buku ini tidak lain adalah kenyataan bahwa studi bahasa Arab sebagai bagian dari substansi pendidikan ataupun pengajaran dalam kurikulum sekolah tampaknya saat ini belum mendapatkan tempat yang wajar sebagaimana gambaran di depan. Hal ini terlihat dari martabat, derajat, dan posisi bahasa Arab dalam struktur sosial masyarakat.
     Dengan demikian, buku ini layak dibaca oleh para penggemar dan pemerhati ilmu bahasa, khususnya bahasa Arab, para guru, peserta didik dan pengelola lembaga pendidikan bahasa Arab dalam jenjang dan jenis apa pun. Untuk merekalah buku ini dipersembahkan, dengan harapan sedikit memberikan jawaban tentang bagaimana seharusnya menempatkan bahasa Arab dalam tataran pendidikan secara ideal.       




Tidak ada komentar: