Rabu, 19 November 2014

tugas resensi buku : Ayu Utaminingsih



Konsep Penerjemahan Bahasa Arab-Indonesia
Oleh: Ayu Utaminingsih
1722143017
Tarbiyah/PBA


 

Judul Buku
Pedoman penerjemahan Arab Indonesia
Penulis
M. Zaka Al Farisi, M.Hum
Penerbit
PT Remaja Rosdakarya, Bandung
Cetakan
Pertama, September 2011
Tebal
viii + 256 halaman
ISBN
978-979-692-055-6

            Kegiatan penerjemahan sesungguhnya bukan hal yang baru dalam peradaban manusia. Boleh jadi penerjemahan sudah ada sejak peradaban manusia itu sendiri ada. Di era globalisasi ini, komunikasi lintas bahasa dalam bentuk penerjemahan masih eksis, bahkan cenderung masih penting. No global communication without translation “tak ada komunikasi global tanpa penerjemahan”, demikian ujar Newmark. Umumnya, kegiatan penerjemahan dimaksudkan untuk membantu orang-orang yang tidak bisa memahami pesan secara langsung dari bahasa sumbernya. Pada dasarnya penerjemahan bertujuan untuk menghasilkan suatu karya terjemahan yang dapat menghadirkan makna yang paling dekat dengan makna dalam bahasa sumber. Proses penerjemahan bisa dipastikan sangat kompleks. Posisi penerjemah berada ditengah. Ia adalah mediator yang menjembatani penulis teks sumber dan pembaca teks target. Dalam perspektif komunokasi global, tak bisa disangkal, kegiatan penerjemahan sangatlah penting. Jadi, tujuan praktis penerjemahan adalah untuk membantu pembaca teks target dalam memahami amanat (ide, gagasan, pemikiran, perasaan) yang dimaksudkan oleh si penulis teks sumber.
            Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (1999) disebutkan bahwa menerjemahkan berarti menyalin atau memindahkan dari suatu bahasa ke bahasa lain. Ketika membaca sebuah teks, sesungguhnya kita sedang melakukan penerjemahan. Dari pernyataan ini terungkap bahwa membaca juga sebenarnya merupakan kegiatan menerjemahkan. Penerjemahan sejatinya tidak hanya dipahami sebagai pengalihan bentuk dan makna, tetapi juga pengalihan budaya. Sebagaimana telah dikemukakan, penerjemahan bertujuan untuk mengalihkan pesan yang termaktub dalam bahasa sumber kedalam bahasa target. Pengalihan pesan ini dilakukan dengan mengidentifikasi dan mencari padanan fungsi dan kategori sintaksis yang sesuai dalam bahasa target. Kegiatan penerjemahan setidaknya melibatkan tiga aspek sekaligus: sumber teks, penerjemah, teks terjemahan.
            Strategi penerjemahan diterapkan ketika proses penerjemahan berlangsung, baik pada tahap analisis teks sumber maupun pada tahap pengalihan pesan kedalam bahasa target. Setelah menganalisis dan mengikat makna yang terdapat dalam teks sumber, penerjemah kemudian mengalihkannya kedalam bahasa target.
            Metode penerjemahan merupakan pemilihan yang bersifat umum. Pemilihan metode ini turut menentukan corak dan warna teks terjemahan secara keseluruhan. Metode penerjemahan merujuk pada cara tertentu yang digunakan dalam proses penerjemahan sesuai dengan tujuan penerjemah. Secara umum metode penerjemahan merupakan cara, teknik, atau prosedur yang dipilih penerjemah ketika melakukan kegiatan penerjemahan atau menangani masalah-masalah yang dia hadapi selama proses penerjemahan.
            Penerjemahan pada dasarnya merupakan proses penyampaian makna yang tertuang dalam bahasa sumber kedalam bahasa target. Bahasa sejatinya dipandang sebagai bagian dari suatu budaya yang erat kaitannya dengan modus berfikir suatu masyarakat. Dunia kita sebagian ditentukan oleh bahasa kita. Bahasa menjadi prasyarat budaya. Bahasa berkembang sesuai dengan tantangan-tantangan budaya yang ada. Karena itu, bahasa mencerminkan perhatian kultural masyarakat pemakainya.
            Buku Pedoman Penerjemahan Arab Indonesia ini memuat berbagai macam pedoman dalam melakukan proses penerjemahan, baik dari konsep penerjemahan, strategi penerjemahan, urgensi makna dalam penerjemahan, pelik-pelik penerjemahan Arab Indonesia, menakar kualitas terjemahan, bahkan beberapa kekhasan bahasa Arab telah dibahas secara rinci dan terang. Kelemahan buku ini , pada bagian konsep penerjemahan kurang memaparkan bagaimana konsep-konsep penerjemahan bahasa Arab-Indonesia secara lebih terperinci.

Tidak ada komentar: